<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3409205342222033339</id><updated>2011-04-22T10:40:43.209+08:00</updated><category term='ABG'/><category term='perempuan minahasa'/><title type='text'>CERITA PEREMPUAN TENTANG PEREMPUAN</title><subtitle type='html'>DARI SUATU PENGAMATAN MENJADI SUATU PEMAHAMAN TENTANG SATU SISI KEHIDUPAN YANG SENGAJA DILUPAKAN, DISINGKIRKAN NAMUN DIABADIKAN BAGI KEPENTINGAN SEBAGIAN KEHIDUPAN YANG BERKULTUR LAKI-LAKI. 
ITULAH KEHIDUPAN PEREMPUAN.............</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://perempuanmanado.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3409205342222033339/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuanmanado.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>KEKE LUMIMUUT</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_BFwUZWhREQM/SOpL2q6tixI/AAAAAAAAAHo/aIiymMUrK_Q/S220/DSC00088A.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3409205342222033339.post-4094432945031479731</id><published>2008-05-23T13:04:00.006+08:00</published><updated>2008-09-27T19:14:46.445+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perempuan minahasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ABG'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BFwUZWhREQM/SN4Vhr5dDZI/AAAAAAAAAEo/A4EZa0SjZ_o/s1600-h/Secretbabe_010.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 120px; height: 162px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BFwUZWhREQM/SN4Vhr5dDZI/AAAAAAAAAEo/A4EZa0SjZ_o/s320/Secretbabe_010.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250657884024147346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;PEREMPUAN MINAHASA DI ARENA HIBURAN &lt;/span&gt;&lt;st1:city style="font-family: verdana;" st="on"&gt;KOTA&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;st1:place style="font-family: verdana;" st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;JAKARTA&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;Antri di toilet perempuan, memberikan waktu sesama perempuan untuk saling menatap, saling me&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;li&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;rik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; mengintip dari ujung rambut sampai ujung kaki, dan sesekali kembali melihat ke dirinya sendiri, sampe haru&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;s membersihkan setitik debu rokok yang menempel di ujung sepatu, tanda bahwa cuma itu yang jelek di dirin&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ya sendiri. Itulah umumnya makhluk perempuan, yang penuh dengan acara membandingkan satu dengan yang lain, apakah itu barang mati, barang hidup, jasa dan lain-lain, sekalipun sedang antri seperti saat ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba ada suara di depanku, bertanya “dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Manado&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; ya?” rupanya perempuan setengah baya ini telah lama melirikku. Cepat dan sigap ku jawab “tidak, saya dari Jawa Barat”, sembari kuperhatikan papan nama menempel di dada yang bertuliskan nama “Meiti”. Dengan angkuh dia membalas “oh kita kira dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Manado&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, soalnya putih”. Hmmm...Senyum kecut dan sedikit saja ku sapa dia kembali dan ku terpancing untuk bertanya “kerja disini?”. “Ya, saya kerja disini sebagai pengawas” jawabnya. “Oya??”, “ibu Meiti dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Manado&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;” ku bertanya lagi padanya dengan berusaha berdialeg Sunda. Dan kembali jawabnya “ya dan disini tidak ada perempuan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Manado&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang menjadi pelayan atau pekerja seks komersial” dengan cepat dia menyambar pertanyaan ku. &lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt; rasa bangga tersirat di raut mukanya, ketika dia mengatakan “tidak ada perempuan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Manado&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;i style=""&gt; &lt;/i&gt;disini”. Senyum dalam hatiku, “lucu” padahal tak kutanyakan pertanyaan itu, karena ku pikir pastilah banyak perempuan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Manado&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; disini (asumsi negatif ku).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Senyum ramahnya kembali mengumbar padaku ketika itupun giliran dia yang harus menikmati toilet diskotik “ST”, yang lumayan bersih dan tidak bau ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Seragamnya sudah ku kenal sebagai “&lt;i style=""&gt;mami-mami&lt;/i&gt;” yang menjadi &lt;i style=""&gt;supervisor&lt;/i&gt; bagi perempuan-perempuan pelayan laki-laki yang masuk ke diskotik yang cukup besar dan menyeramkan ini. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Sudah teramati sekian waktu, karena memang inilah bagian dari penelitian yang saya lakukan. Seragam hitam-hitam dilengkapi dengan papan nama dan rata-rata mereka bekerja sambil memasang muka yang tegas dan galak. Dari sekian “mami-mami” ini, 80% adalah perempuan Minahasa. Kulit putih, bentuk muka bak “bapao” dengan pipi yang merona meski tanpa perona, hidung yang rata-rata bagus, badan agak kelebihan berat badan menandakan senang makan, rambut sebahu yang di”kriting” sedikit saja bagian bawa, dilengkapi dengan postur dan pancaran muka yang tegas, melekat pada setiap mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sesekali mereka berjalan menuju sudut-sudut ruang sembari mengecek anak buahnya (perempuan-perempuan yang sedang menjalankan tugas menghibur) dan ketika itupun perempuan-perempuan ini seolah ketakutan dan mereka berpura-pura merayu seindah-indah mungkin pada laki-laki penggunanya. Suatu bukti perempuan Minahasa tegas cenderung galak dan membuat anak buah yang dipimpin agak “jiper” (deg-degan) dibuatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Mami-mami menempati sudut kiri-kanan pintu masuk diskotik yang mengalunkan musik&lt;i style=""&gt; “trance-urban” &lt;/i&gt;dengan alunan desibel tinggi. Dan dengan sigap mereka langsung saja menyapa para lelaki yang terlihat sendirian memasuki ruang diskotik ini, “bapak mau perempuan?” sapanya sambil menarik-narik tangan pengunjung laki-laki yang terlihat hidung belang berduit ini. Laki-laki inipun langsung melihat-lihat “&lt;i style=""&gt;anak buah&lt;/i&gt;” pajangan mami-mami yang berbusana era &lt;i style=""&gt;“10.000 B.C”&lt;/i&gt; untuk dipilih, yang mana yang cocok untuk menemani dan menghibur dirinya malam ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Mami-mami Minahasa ini terlihat rajin mengamati para lelaki yang sedang berjoget mengikuti irama &lt;i style=""&gt;“Urban Trance”,&lt;/i&gt; diamatinya, apakah dia sendiri saja ataukah membawa perempuan dari luar. Jika dia sendiri, mami-mami ini langsung menyapa dan mempresentasikan secara singkat para anak buah yang dia rawat, untuk bisa digunakan. Apalagi laki-laki tersebut terlihat bukan orang pribumi, so pasti banyak uang yang dia bawa, asumsi mereka. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Anggukan kepala menandakan “silahkan dibawa anak buahnya”, sesegera mungkin mami sudah datang kembali sambil menarik-narik tangan anak buahnya, perempuan “ABG (anak baru gede)” tinggi-langsing, berbusana nyaris tak menutup badan, namun muka tak jelas kelihatan karena remang-remang. “Ini pak silahkan, jika bapak tidak suka boleh bapak panggil saya biar saya ganti dengan yang lain”, sambil menyodorkan tangannya perempuan ABG ini pada tamu. Perempuan-perempuan muda berumur 17-19 tahun bagaikan produk mati atau barang dagangan bagi industri hiburan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Namun, dilain sisi, perempuan-perempuan mudah ini memang mau, karena mereka tercekik dengan biaya hidup yang tinggi di &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Begitupulah dengan mami-mami tersebut, merekapun rata-rata perempuan-perempuan pendatang dari Minahasa yang sedang mempertahankan kehidupan di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; ini, meskipun mereka paham betul apa pekerjaan mereka.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ketika mereka sedang berlutut dan berdoa di gereja di hari Minggu, mereka menyadari tindakan dosa mereka, tapi semua itu berubah menjadi suatu pekerjaan yang wajar saja &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ketika mereka kembali pada hingar-bingar aluran musik masa kini, mereka hanya mengingat “bagaimana menghidupi anak-anaknya di rumah, bagaimana mendapatkan uang untuk membeli makanan” ataupun membeli “gaya hidup metropolitan”, sementara suami mereka pergi meninggalkan mereka entah kemana. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Namun terlepas dari semua ini, ketegasan dan kepiawaian serta profesionalitas perempuan-perempuan Minahasa sebagai pengawas perempuan-perempuan penghibur di arena hiburan ini layak dipuji. Mereka tidak ikut bermain sebagai perempuan penghibur, selain mereka sudah “tua” tidak “ABG” lagi, mereka mengerti betul apa yang mereka harus lakukan, mereka paham betul batas-batas sebagai bagian dari manajemen diskotik ini, padahal mereka masih terlihat “cantik” mungkin lebih cantik dari para perempuan ABG penghibur ini dan masih punya harga tawar jika mereka mau. Namun, hal itu tidak mereka lakukan, mereka sangat displin dan mereka sangat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tegas nyaris galak sebagai “pengawas”.&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Itu yang saya amati ketika beberapa lama melakukan observasi di arena diskotik tersebut, dan mungkin cara mengawas merekalah membuat para pelanggan harus berhati-hati memperlakukan perempuan-perempuan penghibur ini dan mereka tidak boleh membawa perempuan-perempuan ke luar arena diskotik. Jika mereka ingin membawa keluar, mereka harus membayar dengan harga yang lumayan mahal dan itupun disiapkan tempat khusus di “&lt;i style=""&gt;building&lt;/i&gt;” diskotik tersebut. Karena itulah diskotik ini menjadi satu tempat yang bak &lt;i style=""&gt;shopping centre&lt;/i&gt; khusus hiburan atau “&lt;i style=""&gt;one stop shopping entertainment&lt;/i&gt;” di kota metropolitan Jakarta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-style: italic;"&gt;catatan penting dalam rangkaian pengamatanku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3409205342222033339-4094432945031479731?l=perempuanmanado.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuanmanado.blogspot.com/feeds/4094432945031479731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3409205342222033339&amp;postID=4094432945031479731&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3409205342222033339/posts/default/4094432945031479731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3409205342222033339/posts/default/4094432945031479731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuanmanado.blogspot.com/2008/05/perempuan-minahasa-di-arena-hiburan.html' title=''/><author><name>KEKE LUMIMUUT</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_BFwUZWhREQM/SOpL2q6tixI/AAAAAAAAAHo/aIiymMUrK_Q/S220/DSC00088A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BFwUZWhREQM/SN4Vhr5dDZI/AAAAAAAAAEo/A4EZa0SjZ_o/s72-c/Secretbabe_010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3409205342222033339.post-2952007046180906290</id><published>2007-12-25T18:19:00.000+08:00</published><updated>2007-12-26T16:36:24.555+08:00</updated><title type='text'>Ibunda, Kenapa Engkau Menangis?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"&gt;Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?" Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"&gt;Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"&gt;Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan. "Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?" Dalam mimpinya, Tuhan menjawab, "Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"&gt;Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu. Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Arial; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"&gt;Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah. Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya,dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"&gt;Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya. Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"&gt;Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak? Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan Pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"&gt;Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan Yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan". &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup, karena di kakinyalah kita menemukan surga&lt;/span&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Artikel ini dikirim oleh Abi Rizal via email&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3409205342222033339-2952007046180906290?l=perempuanmanado.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perempuanmanado.blogspot.com/feeds/2952007046180906290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3409205342222033339&amp;postID=2952007046180906290&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3409205342222033339/posts/default/2952007046180906290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3409205342222033339/posts/default/2952007046180906290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perempuanmanado.blogspot.com/2007/12/ibunda-kenapa-engkau-menangis.html' title='Ibunda, Kenapa Engkau Menangis?'/><author><name>KEKE LUMIMUUT</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_BFwUZWhREQM/SOpL2q6tixI/AAAAAAAAAHo/aIiymMUrK_Q/S220/DSC00088A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
